Jomkebandung's Blog

PROFILE

logo2Kota Bandung adalah kota akhir pekan buat sebagian warga Malaysia. Berbelanja di Kota Kembang yang kian padat pun acap dijadikan agenda utama. Salah satu daya tarik orang mengunjungi Kota Bandung adalah banyaknya factory outlet (FO) yang menjual beragam busana.

Hampir di semua kawasan belanja Kota Bandung dipenuhi hamparan FO. Beragam pakaian dengan motif dan desain yang bervariasi dijajakan. Sebutlah di kawasan Setiabudi, Sukajadi, Dr Otten, Dago, Cihampelas, dan Jalan Riau.

Sebenarnya, dari segi harga, ragam busana yang dijual di FO ini tidak lebih murah dibandingkan harga di toko-toko Kota Jakarta. Tapi, selain memuaskan kebutuhan rekreasi, pakaian yang dijual di FO Kota Bandung memang lebih modis dan variatif.

Belum lagi upaya pemilik FO di Bandung yang kreatif menata tokonya. Agar memikat para pengunjung, pemilik FO di Kota Bandung menata tempat dagangannya dengan apik dan artistik. Artinya, mereka tidak hanya bersaing membuat busana modis dan menarik.

Yang juga unik, kebanyakan FO di Paris van Java ini terletak di kawasan yang semula kawasan permukiman. Misalnya di Jalan H Juanda (Dago), Setiabudi, Sukajadi, Dr Otten, dan Jalan Aceh.

Untuk mencapai Jalan Riau mudah saja. Dari arah Jakarta, setelah melewati tol Cipularang, keluar dari pintu tol Pasteur. Masuk ke Kota Bandung melewati jalan layang Pasupati.

Dari jalan layang ambil arah kanan melewati Jalan Dago. Nah, di perempatan jalan Merdeka, belok ke kiri. Itulah Jalan Riau. Nama resmi jalan ini adalah Jalan Martadinata. Tapi, pamor Jalan Riau ternyata tidak luntur ditelan zaman.

Setiap akhir pekan, harap maklum kalau ruas jalan ini macet luar biasa. Ini gara-gara sulitnya mencari tempat parkir. Maklumlah, Jalan Riau memang tidak didesain untuk pertokoan. Bangunan-bangunan yang sekarang jadi FO itu semula adalah rumah tinggal biasa.

Di Jalan Cihampelas yang terkenal dengan ragam jinsnya, kemacetan akhir pekan juga sudah menjadi pemandangan biasa. Kawasan ini sebenarnya bukan dikenal sebagai kawasan FO. Tapi, Cihampelas dengan koleksi jinsnya tetap memikat pengunjung Kota Bandung. Apalagi, kini ada pertokoan Cihampelas Walk (Ciwalk) dengan konsep bangunan yang khas.

Selain belanja di FO, pengunjung Kota Kembang juga bisa bertualang menikmati berbagai produk kreatif anak-anak muda di toko-toko Distro. Distro ini kependekan dari distributor store. Menariknya, pakaian yang dijual di distro diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas sehingga pemakai baju itu memiliki kebanggaan sendiri.

Buat yang berkantong pas-pasan, Bandung menyediakan Cimol. Ya, baju impor bekas yang dibeli dari kawasan Jalan Cibadak, Bandung. Saking murahnya, dengan uang lima ribu rupiah di tangan pun sudah bisa membawa pulang sepotong baju. Dijamin layak pakai, bahkan mengundang lirikan orang. Sebab, modelnya tidak pasaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: